Laboratorium

Laboratorium, Laboratory atau Biomarker adalah rekam jejak pada tubuh anda. Hasil laboratorium pada dasarnya sebuah roadmap tentang gangguan-gangguan metabolisme, gangguan psikis garis penyakit yang mungkin berasal dari orangtua anda dan berkemungkinan diturunkan kepada anak-anak anda.

Dokter bukan dukun. Tanpa rekam jejak dokter tidak akan mampu menemukan treatment yang tepat untuk anda dan anak anda. Hasil laboratorium menjelaskan secara rinci gangguan yang terjadi pada tubuh anda sehingga bisa ditentukan bentuk treatment yang akan dilakukan.

KIBM mensyaratkan sejumlah pemeriksaan laboratorium seperti Screening, OAT, Hair, Phorphyryn, Urine Toxsic, Food Allergy, CDSA, DNA Biomed Array, AAP dan atau yang ditentukan lain oleh Konsulen.

KIBM bekerjasama dengan sejumlah laboratoium utama di USA dan Eropa mengingat ketidaktersediaan laboratorium yang dibutuhkan di Indonesia, kecuali beberapa pemeriksaan diantaranya.

Pengambilan sample dilakukan diĀ  Laboratorium Prodia. Pemeriksanaan laboratorium selain prodia akan membuat sample anda juga dikirim ke Prodia. Hal ini mengingat bahwa seluruh sample tersebut akan dikirim ke Amerika atau Eropa untuk dilakukan uji pemeriksaan dan Prodia adalah salah satu laboratorium yang telah menjalin kerjasama dengan laboratorium di luar negeri tersebut.

Pemeriksaan laboratorium tersebut diatas ditujukan untuk melihat gangguan metabolik dan imunologi molekular yang dibutuhkan dalam menyusun treatment kedepannya. Pemeriksaan lanjutan dilakukan setiap 6 bulan untuk melakukan analisa rambut, 1 tahun untuk OAT dan AAP, serta 2 tahun untuk test alergi.

Disamping itu juga diperlukan pemeriksaan rutin seperti CBC darah, urin rutin, mikrobiologi faeces, fungsi hati dan fungsi ginjal. Sementara pemeriksaan laboratorium terhadap virus dan gangguan autoimun dilakukan bila dari pemeriksaan awal didapat kesan kearah gangguan tersebut.