Treatment dengan pendekatan orthomolecular pada gangguan metabolik dan immunology. Menitikberatkan pada perbaikan fungsi sel secara biologi.

Biomedical treatment atau Intervensi Biomedical muncul pertama kali pada pertengahan abad 19. Pada awalnya biomedical treatment lebih dikenal sebagai bentuk intervensi/treatment yang menitik beratkan pada proses fisik seperti patologi, biokimia dan fisiologi penyakit, dan tidak memperhitungkan faktor-faktor sosial atau subyektivitas individu.

Intervensi Biomedical juga mengabaikan fakta bahwa diagnosis (yang akan mempengaruhi perawatan pasien) merupakan hasil negosiasi antara dokter dan pasien.

Secara sederhana, dapat disebutkan bahwa intervensi biologi adalah salah satu bentuk pengobatan dan perawatan untuk memperbaiki dan merangsang kekebalan tubuh seseorang. Kekebalan tubuh ini mengalami penurunan yang dipicu oleh infeksi virus, bakteri dan jamur. Dengan intervensi yang tepat mereka dapat mengembalikan kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.

Klinik Intervensi Biologi Medis sejak lama menggunakan pendekatan intervensi biomedical pada sejumlah besar penyakit yang dialami pasien. Dengan pendekatan yang tepat dan kepatuhan pasien dalam menjalankan seluruh proses treatmen didapat hasil yang sangat memuaskan.

Pada saat ini, KIBM melakukan treatment pada anak dengan penyandang autism, cancer, obesitas, parkinson dan berbagai penyakit regenratif lainnya.