Diet Pada Anak berkebutuhan Khusus

Diet Pada Anak berkebutuhan Khusus

KIBM | Spektrum Autis adalah gangguan perkembangan pertumbuhan yang dimulai pada saat lahir atau dalam dua setengah tahun pertama kehidupan anak-anak. Sebagian besar anak dengan spectrum autis pada mulanya terlihat sangat normal. Baik secara psikis maupun psikologis. Namun lama kelamaan prilaku membingungkan yang membedakannya dengan anak-anak lainnya mulai terlihat.

Anak dengan spektrum autis cenderung memiliki kesulitan berkomunikasi, membentuk hubungan dengan orang luar dan sulit memahami dunia disekitar mereka. Kecenderungan ini tidak sama antara satu anak dengan anak lainnya.

Pertumbuhan otak dan metabolisme tubuh orang dengan spectrum autis berbeda dengan orang normal lainnya. Tidak ada penyebab tunggal. Sebagian penelitian merujuk pada pengaruh genetik.

Dulu, seringkali orangtua menganggap bahwa spectrum autisme adalah nasib yang harus diterima. Autisme dianggap sebagai masalah kejiwaan dan merupakan penyakit turunan. Sebagian lagi menganggap autism adalah buah dari kelalaian sang ibu. Diberbagai sekolah medis pun autisme tidak secara spesifik dipelajari karena dianggap sebagai domain psikologi. Bukan dunia medis.

Saat ini, spectrum autisme telah menjadi perhatian dunia medis sehingga orang punya pilihan pengobatan. Beberapa diantaranya memberikan peningkatan yang significant. Beberapa lainnya tidak memberikan pengaruh sama sekali.

Sebuah penelitian di Amerika Serikat terhadap 25 ribu orang tua yang memiliki anak dengan spectrum autis memberikan pernyataan yang sangat menggembirakan ketika menggunakan Biomedical Treatment.

Biomedical Treatment bukanlah pengobatan alternatif. Biomedical treatment adalah metode pengobatan berbasis ilmu pengetahuan molekul biologi. Berbeda dengan pengobatan pharmakologi yang ditujukan untuk menekan gejala yang muncul atau menghilangkan gejala yang sudah ada, biomedical treatment ditujukan untuk mengatasi masalah kesehatan yang mendasarinya.

Prinsipnya sangat sederhana: menghilangkan apa yang menyebabkan kerugian dan menambahkan apa yang hilang.

Jeff Bradstreet, MD., FAAFP dalam makalahnya yang diterbitkan oleh The International Autism Research Centre menyebutkan bahwa pendekatan biomedis tidak menghilangkan treatment lainnya, seperti medikamentosa, gizi dan nutrisi, serta therapi.

Bradstreet menggunakan analogi hardware dan software pada sebuah komputer.

Disebutkan bahwa masalah biologi dalam spectrum autism sama halnya dengan masalah hardware yang membutuhkan perbaikan mekanik. Sedangkan perilaku, kemampuan bicara dan masalah sensory adalah masalah software. Perbaikan “software” membutuhkan “hardware” yang baik sehingga dibutuhkan team yang tepat untuk memperbaiki jaringan syaraf yang terlanjur rusak oleh gangguan biologis.

Pada tahun 2003, sebuah institusi di Amerika yang mendedikasikan diri pada masalah autism menyetujui sebuah protokol Managing Autism Spectrum Disorder. Protokol tersebut kemudian digunakan sebagai standart treatment oleh dokter-dokter yang bergabung dalam DAN-ARI.

Gambar 1. Protokol Managing Autism Spectrum Disorder

Dalam protokol yang dibagi menjadi 4 langkah utama ini DAN-ARI menempatkan intrinsik faktor sebagai langkah utama dalam melakukan treatment.

Intrinsik factor adalah langkah-langkah untuk memperbaiki fungsi metabolisme tubuh dan gangguan syaraf yang terjadi. Inilah hardware yang harus diperbaiki terlebih dahulu. Tindakan nya meliputi pemeriksaan laboratorium, biomedical treatment, gizi dan nutrisi dan medikamentosa.

Pemeriksaan laboratorium akan menggambarkan paparan logam yang mengganggu jaringan syaraf dan metabolism anak. Sifat paparan logam ini dibagi menjadi dua yaitu inorganik atau organik.

Pada inorganik, paparan logam seperti mercury, timbal dan lain sebagainya akan menyerang jaringan seperti hati, ginjal atau otak. Sementara pada logam organik, paparan logam berada pada darah dan relatif lebih mudah diatasi.
Untuk menghilangkan paparan logam tersebut dilakukan (diantaranya) dengan kelasi atau perbaikan metabolisme tubuh. Kelasi sama halnya dengan detoksifikasi. Sebuah proses untuk menghilangkan racun/paparan logam dalam tubuh. Metodenya sangat bergantung dengan sifat obat kelasi dan kemampuan tubuh dalam menerimanya, baik itu melalui oral, oles atau melalui anal. Penting untuk memperhatikan intake cairan pada saat kelasi tengah dilakukan. Proses kelasi melibatkan sejumlah obat-obatan yangberkemungkinan besar meninggalkan residu di ginjal. Asupan cairan akan membantu proses pembersihan residu ini dari ginjal.

Metode lain dalam intrinsik faktor yang juga membantu untuk memperbaiki metabolisme tubuh adalah diet. Secara sederhana, diet adalah sebuah proses menentukan pilihan sumber makanan dan minuman.
Pada spectrum autism, diet bukan ditujukan untuk melangsingkan tubuh melainkan pengaturan pola dan konsumsi makanan serta minuman yang dibatasi jumlahnya dan dimodifikasi. Hal ini dilakukan karena anak-anak ini memiliki masalah dengan dalam proses mencerna atau memecah protein gluten dan casein. Proses diet juga dapat mengurangi berbagai gejala atau tingkah laku autistik pada anak.

KIBM menekankan 7 (tujuh) diet pada anak dengan spectrum autism. Diet ini tidak sama antara satu anak dengan anak yang lain dan tidak dilakukan secara berurutan. Semua bergantung pada biomarker anak atau prilaku autistik yang tengah terjadi pada saat itu:

Definisi Diet

adalah Ilmu yang mempelajari nasib makanan sejak ditelan sampai diubah menjadi bagian tubuh dan energi atau dieksresikan sebagai zat sisa . Dengan tujuan akhirnya adalah mencapai , memperbaiki dan mempertahankan kesehatan tubuh melalui konsumsi makanan. Menentukan pilihan sumber makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi oleh seseorang atau organisme tertentu.

Dan dalam rangka Langka membatasi asupan makanan sehari – hari guna mencapai pola makan & minum yang teratur dan terarah sesuai porsi dan kebutuhan tubuh.Jenis diet sangat dipengaruhi oleh latar belakang asal individu atau keyakinan yang dianut masyarakat tertentu. Walaupun manusia pada dasarnya adalah omnivora, suatu kelompok masyarakat biasanya memiliki preferensi atau pantangan terhadap beberapa jenis makanan.

Mengapa harus diet dan kegunaan nya
Pada umumnya diet dilakukan untuk bertujuan melangsingkan tubuh namun ada manfaat lain yang bisa didapat oleh tubuh. Guna untuk pengaturan pola dan konsumsi makanan serta minuman yang dilarang, dibatasi jumlahnya, dimodifikasi, atau diperolehkan dengan jumlah tertentu untuk tujuan terapi penyakit yang diderita, kesehatan, atau penurunan berat badan.

Mengapa anak autism diharuskan untuk diet
Banyak para ahli sepakat bahwa sebaiknya anak – anak autis ( berkebutuhan khusus ) disarankan untuk melakukan diet. Seperti diet gluten, casein dan gula. Pada dasarnya kebanyakan anak penyandang autis mempunyai masalah dalam proses mencerna / memecah protein gluten dan casein. Selain diyakini memperbaiki gangguan pencernaan diet ini juga dapat mengurangi gejala atau tingkah laku autistik pada anak.

Dampak lain dari diet bagi anak – anak autism
Dapat memberikan efek perbaikan yang signifikan terutama pada perilaku dan keadaan kesehatan secara umum.
Ada beberapa macam diet yang membedakan bagi anak – anak autis

a. Diet Gluten Free ,casein free dan sugar free : Diet basic yang dilakukan pada anak – anak autis guna mengurangi gejala atau tingkah laku autistic. Gluten ( gandum, oat dan barli ), casein ( susu segar atau susu sapi ) dan gula merupakan golongan protein yang sulit dicerna atau dipecah oleh anak – anak penyandang autis.

b. Candida diet : Diet yang diberikan kepada anak – anak yang mengalami gangguan karbohidrat rantai panjang dan biasanya diberikan pada anak yang memiliki riwayat re – overgrowth jamur.

c. Fein gold diet : diet yang diberikan kepada anak – anak yang mengalami gangguan phenol sulfur transferase ( PST ). PST merupakan enzim yang dibutuhkan dalam proses detoksifikasi ( pembuangan racun ) dalam organ hati.

d. Special Karbohidrat diet : diet ini diberikan kepada anak – anak yang mengalami gangguan karbohidrat dan biasanya diberikan pada anak yang menglami kelebihan berat badan ( obesitas )

e. Ammonia dan neurotrasmiter diet : diet yang diberikan pada anak yang mengalami gangguan ammonia dan neurotrasmiter akibat tidak sempurnanya pemecahan protein menjadi bentuk terkecil asam amino

f. Oksalat diet : diet yang diberikan kepada pasien dengan kadar kalsium rendah

g. Hypoglicemik diet : diet yang diberikan kepada pasien yang mengalami kadar glukosa yang lebih rendah.
Adakah eskalasi gejala / spectrum autis pada anak yang kurang gizi yang memang sudah autis
pada dasarnya anak – anak autism spectrum tidak bisa dikategorikan dalam kekurangan gizi. Hal ini disebabkan oleh kemampuan tubuh sianak yang tidak dapat mendetok atau membuang makanan dalam bentuk protein yang susah dicerna atau anak – anak yang mengalami bocor usus ( Leaky gut ) Sehingga anak – anak yang berkebutuhan khusus tidak dapat memakanan makanan yang sesuai dengan anjuran gizi seimbang. Dikarenakan ada beberapa diet yang harus meraka jalanin.

Apa, secara psikis yang terlihat dari anak yang kekurangan Gizi
Akibat kekurangan gizi terhadap proses tubuh bergantung pada zat – zat gisi yang berkurang.Kekurangan gizi secara umum ( makanan kurang dalam kuantitas dan kualitas ) menyebabkan gangguan proses:

  • Pertumbuhan : anak – anak tidak tumbuh menurut potensialya. Protein digunakan sebagai zat pembakar,sehingga otot – otot menjadi lembek dan rambut mudah rontok.
  • Produksi tenaga : Kekurangan energy berasal dari makanan menyebabkan anak menjadi kekurangan tenaga untuk beraktivitas. Biasanya lebih mudah merasa lemas, dan malas.
  • Pertahanan tubuh : daya tahan terhadap tekanan atau stress menurun. Hal ini dapat menyebabkan sistem imunitas da antibody berkurang, sehingga ana mudah terserang infeksi seperti pilek, batuk dan diare.
  • Struktur dan fungsi otak : kekurangan asupan makanan dapat berpengaruh pada perkembangan mental,dengan demikian kemampuan berpikir.
  • Perilaku : pada anak – anak maupun orang dewasa yang kekurangan asupan gizi menunjukan perilaku tidak tenang. Meraka cenderung lebih mudah teringgung,cengeng, dan apatis.

Bagaimana perbaikan gizi memperbaikinya
Perbaikan gizi dapt dilakukan dengan cara meningkatkan :

  • Keadaan gizi dengan mewujudkan perilaku sadar gizi pada keluarga
  • Meningkatkan konsumsi Energi dan Protein pada anak
  • Menjaga keseimbangan gizi dengan cara mengkonsumsi beraneka ragam bahan makanan tiap hari , berdasarkan kebutuhan gizi.

Leave a Reply