Regeneration

regeneration medicine

Pengobatan Regeneration atau regeneratif berusaha untuk menggantikan jaringan atau organ yang telah rusak oleh penyakit, trauma, atau masalah bawaan, vs strategi klinis saat ini yang berfokus terutama pada pengobatan gejala. Pendekatan yang umum digunakan adalah rekayasa jaringan, terapi seluler, dan perangkat medis serta organ buatan.

Kombinasi dari pendekatan ini dapat memperkuat proses penyembuhan secara alami di tempat yang paling dibutuhkan, atau mengambil alih fungsi organ yang rusak secara permanen. Kedokteran regeneratif adalah bidang yang relatif baru yang menyatukan para ahli di bidang biologi, kimia, ilmu komputer, teknik, genetika, kedokteran, robotika, dan bidang lainnya untuk menemukan solusi atas beberapa masalah medis yang dihadapi umat manusia.

Saat terluka atau diserang penyakit, tubuh kita memiliki respons bawaan untuk menyembuhkan dan bertahan. Bagaimana jika kita memanfaatkan kekuatan tubuh sendiri untuk menyembuhkan dan kemudian mempercepatnya dengan cara yang relevan secara klinis? Bagaimana jika kita bisa membantu tubuh sembuh lebih baik?

Pendekatan Regeneratif bisa dikatakan sangat menjanjikan untuk memulihkan struktur dan fungsi jaringan dan organ yang rusak. Ia juga bekerja untuk menciptakan solusi bagi organ-organ yang rusak secara permanen. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk menemukan cara untuk menyembuhkan cedera dan penyakit yang sebelumnya tidak dapat diobati.

Konsentrasi Regeneration KIBM adalah Terapi Seluler:

Berjuta-juta sel punca dewasa ditemukan di setiap manusia. Tubuh kita menggunakan sel punca sebagai salah satu cara untuk memperbaiki dirinya sendiri. Penelitian telah mengilustrasikan bahwa jika sel punca dewasa diambil dan kemudian disuntikkan di tempat jaringan yang sakit atau rusak, rekonstruksi jaringan dapat dilakukan dalam keadaan yang tepat. Sel-sel ini dapat dikumpulkan dari darah, lemak, sumsum tulang, pulpa gigi, otot rangka dan sumber lainnya. Darah tali pusat menyediakan satu lagi sumber sel punca dewasa. Para ilmuwan dan klinisi sedang mengembangkan dan menyempurnakan kemampuan mereka untuk menyiapkan sel induk yang dipanen untuk disuntikkan ke pasien guna memperbaiki jaringan yang sakit atau rusak.