Immunotherapy

Immunotherapy

Pendekatan Immunotherapy adalah salah satu bentuk pengobatan dan perawatan untuk memperbaiki dan merangsang kekebalan tubuh yang dipicu oleh infeksi virus, bakteri dan jamur. Dengan intervensi yang tepat mereka dapat mengembalikan kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.

Pendekatan ini juga dikembangkan untuk meningkatkan sistem imun agar lebih cepat mendeteksi pertumbuhan abnormal (autoimmune) yang tidak diinginkan agar mampu melawannya secara sistematis dan efektif.  

Penyakit autoimun adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri.

Normalnya, sistem kekebalan tubuh menjaga tubuh dari serangan organisme asing, seperti bakteri atau virus. Namun, pada seseorang yang menderita penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuhnya melihat sel tubuh yang sehat sebagai organisme asing. Sehingga sistem kekebalan tubuh akan melepaskan protein yang disebut autoantibodi untuk menyerang sel-sel tubuh yang sehat.

Belum diketahui penyebab pasti penyakit autoimun. Namun beberapa faktor berikut dapat meningkatkan resiko seseorang untuk menderita penyakit auto imun, diantaranya:

Etnis. Beberapa penyakit autoimun umumnya menyerang etnis tertentu. Misalnya, diabetes tipe 1 umumnya menimpa orang Afrika-Amerika dan Amerika Latin., sedangkan lupus rentan terjadi pada orang Eropa.

Gender. Wanita lebih rentan terserang penyakit autoimun dibanding pria. Biasanya penyakit ini dikarenakan efek estrogen yang berlebihan.

Lingkungan. Paparan dari lingkungan, seperti cahaya matahari, bahan kimia, serta infeksi virus dan bakteri, bisa menyebabkan seseorang terserang penyakit autoimun dan memperparah keadaannya.

Riwayat Keluarga. Umumnya penyakit autoimun juga menyerang anggota keluarga yang lain. Meski tidak selalu terserang penyakit autoimun yang sama, mereka rentan terkena penyakit autoimun yang lain.

Sejumlah penyakit yang masuk dalam kategori autoimun diantaranya adalah:

  • Diabetes
  • Kanker
  • Alzheimer
  • Psoriasis
  • Lupus
  • Virtiligo
  • Rheumatik

KIBM melakukan pendekatan orthomolecular pada gangguan metabolik dan immunology. Menitikberatkan pada perbaikan fungsi sel secara biologi dan proses fisik seperti patologi, biokimia dan fisiologi penyakit, dan tidak memperhitungkan faktor-faktor sosial atau subyektivitas individu, sehingga mengabaikan fakta bahwa diagnosis (yang akan mempengaruhi perawatan pasien) merupakan hasil negosiasi antara dokter dan pasien.  Dengan intervensi yang tepat mereka dapat mengembalikan kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. Pendekatan ini juga dikembangkan untuk meningkatkan sistem imun agar lebih cepat mendeteksi pertumbuhan abnormal (autoimmune) yang tidak diinginkan agar mampu melawannya secara sistematis dan efektif.  

Pendekatan Immunotherapy oleh KIBM dilakukan dengan tiga cara.

Yang pertama adalah merangsang sistem kekebalan tubuh Anda sendiri untuk menghentikan pertumbuhan dan perkembang biakan sel jahat dalam tubuh.

Yang kedua yaitu dengan mengambil sel imun milik anda untuk kemudian digandakan di laboratorium dan disuntikkan kembali dalam tubuh untuk melawan proses kerusakan yang terjadi.

Yang ketiga, sel imun Anda akan direkayasa sedemikian rupa agar bisa bekerja lebih efektif dalam mendeteksi dan menghentikan pertumbuhan kanker dalam tubuh.