Kategori: Syndrome

Penyandang Autism Meningkat

Meningkat delapan kali lipat Penyandang autism meningkat dengan pesat. Adapun angka di dunia rata-rata sebesar enam orang di antara 1.000 penduduk. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), prevalensi autis di Indonesia naik pesat dibandingkan dengan 10 tahun lalu yang hanya satu di antara 1.000 penduduk. Penyandang autis saat ini masih dihadapkan dengan persoalan penilaian masyarakat yang umumnya negatif. Sebagian anak autis misalnya, memiliki kendala seperti terlambat berb icara atau sulit berkomunikasi. Struktur otak penyandang autis berbeda dengan anak normal, sehingga mereka terlambat bicara atau emosinya tak terkontrol. Karena itu, tak heran jika penyandang auti s kerap mengalami diskriminasi. “Mereka ditolak… Read More

Mendeteksi Autisme pada Bayi Usia Setahun

Mendeteksi Autisme pada Bayi Usia Setahun Bagaimana mendeteksi autisme. Bayi-bayi yang dianggap tidak lulus tes itu alias menampakkan gejala autisme kemudian dirujuk ke San Diego Autism Center for Excellence untuk evaluasi lebih lanjut setiap 6 bulan hingga anak berusia 3 tahun. Dari 346 anak yang dirujuk, 184 anak mengikuti evaluasi lanjutan minimal dua sesi. Secara umum, skrining yang dilakukan tersebut memiliki nilai prediksi mencapai 75 persen. Dari evaluasi yang dilakukan, 32 anak terdiagnosis autisme, 56 didiagnosa mengalami keterlambatan bicara, 9 anak menderita keterlambatan perkembangan dan 36 anak didiagnosa mengalami kelambatan perkembangan tipe lainnya. Sementara itu anak-anak yang terdiagnosa autisme, mayoritas… Read More

How to Use Biomedical Intervention to Treat Autism

Using Biomedical Intervention to Treat Autism Autism is a neurological disorder that affects the social interactions and behavior of children who have it. How to Use Biomedical Intervention to treat Autism.  There are several treatment options for autism, partially because it is unknown what the exact cause is. Biomedical intervention relies on the theory that the causes of autism are partially due to environmental triggers, and also that the body of the autistic individual is particularly susceptible due to deficiencies. Biomedical intervention consists of treating autistic children with medications and medical procedures to rid their bodies of toxins and remedy any… Read More

Controlling self-injurious and assaultive behavior in autism

Controlling self-injurious and assaultive behavior in autism Controlling self-injurious and assaultive behavior in autism. Nothing is more difficult for the parents of autistic children to tolerate. Than self-injurious and assaultive behavior (SIB/A).  SIB/A behaviors are unpleasant to observe, to think about, or to discuss, but they do exist, and must be dealt with.  Some autistic children hit their heads against walls or floors so hard that they have fractured their skulls, detached their retinas, or caused deafness.  Others hit themselves with their fists or their knees so hard that they have broken noses, deformed ears, and even blinded themselves.  Some… Read More

Fragile X Syndrome

Fragile X Syndrome atau disebut Martin-Bell syndrome, adalah kelainan genetik dan merupakan bentuk paling umum dari keterbelakangan mental yang diwariskan. Sebuah kelainan genetik di mana seorang ibu sebagai pembawa menyebabkan gangguan pada anak-anaknya. Sedikitnya 1 dari 1000 anak laki-laki mendapatkan syndrome ini dan kemungkinan pada anak perempuan sebagai pembawa/carrier juga lebih besar. Pria yang menderita sindrom ini biasanya memiliki cacat intelektual dari yang ringat hingga moderat. Perempuan juga dapat dipengaruhi tetapi umumnya memiliki cacat intelektual dalam bentuk ringan. Sekitar 15% sampai 20% dari mereka yang memiliki Fragile X Sindrom ini memiliki masalah dengan perilaku seperti kontak mata yang buruk, tangan… Read More

Landau-Kleffner Syndrome

Landau-Kleffner Syndrome adalah bentuk lain dari kegagalan berbicara yang biasanya muncul pada anak pada usia 3 hingga 7 tahun. Menyerang laki-laki duakali lebih banyak dibanding perempuan. Awalnya, orang-orang dengan syndrome ini tidak memiliki masalah dengan pertumbuhan tubuh dan kemampuan berbicara. Lama kelamaan mereka kehilangan kemampuan untuk memahami (reseptif) dan kemudian kehilangan kemampuan mereka untuk berbicara (ekspresif). Perubahan ini dapat terjadi secara bertahap atau tiba-tiba. Orang dengan Landau-Kleffner Syndrome memiliki pola EEG yang abnormal di lobus temporal (terletak di sisi otak) dan di daerah temporo- parieto occipital – selama tidur. Diagnosis sindrom ini biasanya melibatkan memeriksa pola EEG seseorang saat tidur.… Read More

Prader-Willi Syndrome

Prader-Willi Syndrome adalah gangguan yang ada hubungannya namun bukan bagian dari autisme. Gangguan yang dapat dikenali diantaranya obsesi dengan makanan dan sering dikaitkan dengan pola makan yang impulsif, bentuk badan yang padat, karakteristik seksual yang belum berkembang, dan kecilnya otot. Karena obsesi mereka terhadap makananan, banyak orang dengan Syndrome Prader-Willi mengalami kelebihan berat badan. Kebanyakan individu memiliki keterbelakangan mental ringan. Beberapa perilaku yang sama untuk Sindrom Prader-Willi dan autisme adalah bahwa keduanya mengalami keterlambatan bicara dan motorik, ketidakmampuan belajar. Masalah makan pada masa bayi, gangguan tidur, amarah, dan ambang nyeri yang tinggi. Prader-Willi Syndrome menjangkiti 1 dari 10.000 orang. Kebanyakan… Read More

Tardive Dyskinesia

Tardive dyskinesia adalah sindrom yang melibatkan disfungsional, gerakan tak terkendali, penggunaan kronis obat neuroleptik, seperti Haldol, Prolixin, dan Thorazine. Obat ini mengakibatkan efek menenangkan. Tardive dyskinesia mungkin muncul antara tiga bulan sampai beberapa tahun setelah penggunaan awal obat ini, dan penarikan dari neuroleptik sering memperburuk gejala. Umumnya gerakan tardivedyskinesia termasuk, namun tidak terbatas pada: wajah, meringis, mata berkedip, bibir mengatup, penetrasi lidah, menggerakkan kepala kebelakang atau ke samping, menghentakkan kaki, gerakan pergelangan kaki, dan kepala mengangguk. Tardivedyskinesia dapat menyebabkan masalah yang sangat serius, seperti gangguan pernapasan, ketidakmampuan untuk makan, oral ulseration, dan kesulitan berdiri / berjalan. Gerakan tardivedyskinesia mungkin membingungkan… Read More